Busui Jangan Sampai Stress! Ini Penyebabnya

gambar tersebut menjelaskan tentang tips meredakan stress untuk busui gambar tersebut menjelaskan tentang tips meredakan stress untuk busui

Busui Jangan Sampai Stress! Ini Penyebabnya

MengASIhi atau menyusui merupakan momen penting untuk perkembangan anak. Namun, menyusui tidak selalu berjalan mulus dikarenakan ada kalanya Mama akan merasa stress karena masalah diri sendiri maupun pengaruh orang lain.

Maka, Mama perlu memahami jika stress bisa berpengaruh saat memproduksi ASi. Kondisi psikis yang sedang stress juga dapat mempengaruhi si bayi. Tanpa Mama sadari, stress juga akan mempengaruhi produksi hormone oksitosin. Hormon ini yang berguna untuk kelancaran produksi ASI Mama.

Apabila Mama sedang stress atau kelelahan yang berlebih, maka hormon oksitosin akan berkurang dan berakibat produksi ASI menjadi berkurang dan tidak bisa mengalir dengan lancar. Stress juga bisa membuat Mama tidak nafsu makan yang mempengaruhi kualitas ASI dan tumbuh kembang bayi.

Kandungan ASI

 ASI mengandung dua komponen, yaitu makronutrien dan mikronutrien. Dari beberapa sumber, berikut adalah kandungan yang ada pada ASI:

1. Makronutrien

Kandungan makronutrien dalam ASI yang berperan penting dalam tumbuh kembang bayi, yaitu:

· Air

ASI mengandung 87,5 persen air, sehingga bayi yang mengkonsumsi ASI tidak perlu tambahan air meskipun berada di tempat dengan suhu panas. ASI memiliki kekentalan yang cocok untuk saluran pencernaan pada bayi, berbeda dengan susu formula yang lebih kental dari ASI, sehingga dapat menyebabkan bayi diare jika mengkonsumsi susu formula.

· Karbohidrat

Laktosa sebagai karbohidrat utama dalam ASI, yang berperan sebagai salah satu sumber energi untuk otak si bayi. Kadar laktosa dalam ASI dua kali lipat dibandingkan susu formula atau susu sapi. Karbohidrat lain yang dapat ditemukan dalam ASI adalah oligosakarida mendukung bakteri sehat pada usus bayi. Bakteri ini dapat melindungi usus bayi dan membantu terhindar dari sakit diare.

· Lipid (lemak)

Lipid hanya membentuk sekitar 4 persen dari ASI, namun terdapat lebih dari setengah kalori yang diterima oleh bayi. Lipid sangatlah penting yang merupakan sumber energi, kolesterol, dan asalam lemak esensial seperti DHA. Nutrisi ini sangat diperlukan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan pada bayi. Kandungan lemak dalam ASI juga membantu kenaikan berat badan bayi.

· Protein

Protein berguna untuk membangun, memperkuat, dan memperbaiki sistem jaringan tubuh bayi. Protein juga dibutuhkan yang berguna untuk membuat hormon, enzim, dan antibodi. Laktoferin adalah sejenis protein dalam ASI yang berperan untuk memindahkan zat besi ke seluruh tubuh bayi, dan berguna untuk membantu melindungu usus bayi dari infeksi.

2. Mikronutrien

Kandungan mikronutrein ASI merupakan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan bayi.

· Vitamin

ASI mengandung vitamin A, D, E, K, dan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B, C, dan asam folat. Vitamin ini berguna untuk kesehatan tulang, mata, dan kulit. Berbagai macam vitamin ini juga berguna untuk mencegah penyakit malnutrisi, seperti kudis dan rakhitis.

· Mineral

ASI juga kaya akan kandungan mineral yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan yang sehat dan kuat. Beberapa mineral yang terkandung pada ASI, di antaranya zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium. Mineral berguna untuk membangun tulang yang kuat dan menghasilkan sel darah merah serta meningkatkan fungsi otot dan saraf dengan tepat.

Manfaat ASI

dengan berbagai kandungannya, ASI sangat memberikan banyak manfaat untuk bayi, berikut manfaat hebat untuk bayi dari ASI.

1. Melawan Infeksi dan Penyakit

Bayi yang mengkonsumsi ASI sangat sedikit kemungkinan untuk mengalami infeksi dan sakit dibandingkan bayi yang diberi susu formula. ASI tidak hanya merupakan sumber nutrisi dan hidrasi yang lengkap, tetapi juga dapat melindungi bayi agar tidak sakit melalui antibodi yang dihasilkan dari ASI.

ASI juga bisa melindungi bayi terhindar dari infeksi telinga, diare, infeksi saluran pernapasan, meningitis, alergi, asma, diabetes, kegemukan, sindrom kematian mendadak (SIDS), dan sangat bermanfaat untuk bayi prematur.

2. Sumber Nutrisi untuk Pencernaan

ASI merupakan makanan sempurna untuk sistem pencernaan bayi. Kandungan ASI seperti laktosa dan protein, serta lemak sangat mudah dicerna oleh bayi yang baru lahir. ASI cenderung lebih mudah di cerna, sehingga jarang sekali bayi yang mengkonsumsi ASI mengalami diare atau sembelit.

3. Bayi Lebih Pintar

Beberapa penelitian menjelaskan bahwa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki IQ sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi susu fomula.

4. Bonding dengan Mama

Kontak skin to skin antara bayi dan Mama ketika menyusui akan meningkatkan bonding atau hubungan emosional yang sangat erat dengan buah hatinya.

Itulah alasan mengapa Busui tidak boleh stress, dikarenakan begitu banyak manfaat yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Menjadi Mama baru memang seringkali banyak tantangan baru. Ada banyak perubahan hidup yang terjadi pada dirinya. Mama bisa meminta dukungan suami atau keluarga terdekat untuk membantu mengurus buah hatinya agar tetap bisa merasakan kebahagiaan dengan hadirnya si kecil.